Hadith for the World
Tap the image to view it full size
Fikih dan Uṣūl Fikih
Available in 16 languages
«Dari Abu Sa'īd Al-Khudri -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', "Siapa yang tertidur dari melaksanakan salat witir atau lupa, hendaklah dia melaksanakannya ketika ingat."»

Meaning translation ·

Explanation

The meaning in a few plain lines

Siapa yang tertidur dari melaksanakan salat witir hingga pagi tiba atau lupa, hendaknya dia melaksanakannya setelah terbit fajar sebagai pelaksanaan bukan sebagai qada. Hadis mulia ini menjelaskan dibolehkannya salat witir meskipun setelah terbit fajar kedua bagi orang yang lupa atau lalai. Sebab, orang itu secara syariat berhalangan.

Source
Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad
Download image

Saved at original quality