Hadith for the World
Tap the image to view it full size
Fikih dan Uṣūl Fikih
Available in 20 languages
«Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', "Siapa yang meninggal dunia dalam keadaan tidak pernah berperang (di jalan Allah), dan tidak pernah berniat untuk berperang, maka ia mati di atas salah satu cabang kemunafikan."»

Meaning translation ·

Explanation

The meaning in a few plain lines

Setiap lelaki yang mampu untuk berperang dan menemui ajal tanpa berperang dan tidak ada niat dalam dirinya untuk itu. Yakni, dia sendiri tidak membicarakan perang dalam hatinya. Artinya tidak bertekad untuk berjihad maka hal itu mengandung kemunafikan. Salah satu tandanya secara lahir ialah mempersiapkan peralatan perang. Allah -Ta'ālā- berfirman, "Dan jika mereka mau berangkat, niscaya mereka mempersiapkan persiapan untuk keberangkatan itu. Sabda beliau, "maka ia mati di atas salah satu cabang kemunafikan." Yakni, salah satu cabang nifak. Artinya barangsiapa mati dalam kondisi seperti itu, maka ia laksana orang-orang munafik dan orang-orang yang tidak ikut berjihad. Siapa yang menyerupai satu kaum maka dia bagian dari mereka. Maka wajib bagi setiap mukmin memasang niat untuk berjihad.

Source
Diriwayatkan oleh Muslim
Download image

Saved at original quality