Hadith for the World
1 Muharram

Hijri new year: reckoning and reliance

A pause for repentance, reliance on God and knowledge at the start of a new year.

3 hadiths
Dari Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Allah lebih gembira untuk menerima tobat hamba-Nya daripada salah seorang dari kalian yang menemukan tunggangannya setelah tersesat di gurun pasir." Dalam riwayat lain, "Allah lebih gembira untuk menerima tobat hamba-Nya daripada salah seorang dari kalian yang awalnya berada di atas tunggangannya di gurun pasir, kemudian tunggannya itu terlepas darinya, padahal di situ ada bekal makan dan minumnya. Saat putus asa, dia mendatangi sebuah pohon untuk berteduh di bawahnya. Dia telah putus asa untuk mendapatkan kembali tunggangannya. Dalam keadaan demikian itu, tunggangannya kembali, berada disisinya. Dia pun mengambil tali kekang tunggangannya dan berujar kegirangan, 'Wahai Allah, engkau adalah hambaku dan aku tuhan-Mu.' Dia keliru karena sangat bergembira."Muttafaq 'alaih
Abdullah bin 'Ukaim -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan secara marfū', “Siapa yang bergantung pada ‎sesuatu maka ia akan dipasrahkan kepadanya.”‎Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad
Dari Abdullah bin Amru bin Al-'Āṣ -raḍiyallāhu 'anhumā-, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan cara mencabutnya dari (dada) manusia, tapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika Dia tidak menyisakan seorang pun yang berilmu, maka orang-orang pun menjadikan pemimpin mereka orang-orang yang bodoh, kemudian mereka ditanya lalu mereka pun memberi fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan."Muttafaq 'alaih