Hadith for the World
Fikih Keluarga

Hukum-hukum Seputar Wanita

10 hadiths

10 hadiths

Abu Sa'īd al-Khudriy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ, bahwa beliau bersabda, "Sesungguhnya dunia itu manis nan hijau dan sesungguhnya Allah menjadikan kalian sebagai khalifah padanya lalu mengawasi bagaimana kalian berbuat. Sebab itu, berhati-hatilah terhadap dunia dan berhati-hatilah terhadap wanita, karena sesungguhnya fitnah pertama pada Bani Israil adalah terkait wanita."HR. Muslim
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Janganlah seorang laki-laki mukmin membenci wanita mukminah! Jika ia tidak menyukai satu perangai wanita itu, tentunya ia menyukai perangainya yang lain."HR. Muslim
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Ia pernah berkata kepada Aṭā’ bin Abi Rabāḥ, “Maukah engkau kutunjukkan seorang wanita yang termasuk penghuni surga?” Aṭā’ menjawab, “Iya.” Ibnu 'Abbās berkata, “Wanita berkulit hitam ini. Ia pernah datang kepada Nabi ﷺ dan mengadu, ‘Sesungguhnya aku menderita penyakit ayan. Saat kambuh, auratku terbuka. Mohonkanlah kepada Allah agar aku disembuhkan.’ Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Jika engkau mau, bersabarlah niscaya engkau akan mendapat surga. Namun jika engkau tetap ingin didoakan, aku akan berdoa kepada Allah agar menyembuhkanmu.’ Wanita itu menjawab, ‘Aku akan bersabar.’ Namun ia menambahkan, ‘Hanya saja, auratku terbuka saat penyakitku kambuh. Mohonkanlah kepada Allah agar auratku tidak terbuka.’ Lalu Rasulullah pun mendoakannya.”Muttafaq 'alaih
Dari Abu Syuraiḥ Khuwailid bin 'Amru Al-Khuzā'i - raḍiyallāhu 'anhu- dan Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- dari Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- beliau bersabda, "Ya Allah, sesungguhnya aku menimpakan dosa terhadap orang yang menyia-nyiakan hak dua golongan yang lemah, yaitu anak yatim dan wanita."Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Nasā`i - Diriwayatkan oleh Ahmad
Abdullah bin 'Amr -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Dunia itu kenikmatan, sedangkan sebaik-baik kenikmatan dunia adalah wanita salehah."HR. Muslim
'Uqbah bin 'Āmir -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Janganlah kalian masuk pada wanita ajnabi (bukan mahram)." Seorang laki-laki Ansar bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan keluarga laki-laki suami?" Beliau bersabda, "Keluarga suami adalah kematian."Muttafaq 'alaih
Al-Aswad bin Yazīd menuturkan: Aku pernah bertanya kepada Aisyah tentang apa yang Nabi ﷺ lakukan di rumah. Aisyah menjawab, "Beliau ﷺ biasa membantu pekerjaan istrinya. Namun jika waktu salat sudah tiba, beliau keluar untuk melaksanakan salat."HR. Bukhari
Dari Abu Sa'īd Al-Khudri -raḍiyallāhu 'anhu- menuturkan, "Seorang wanita datang pada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lalu berkata, "Wahai Rasulullah, para lelaki pergi membawa hadis Anda. Maka tetapkan untuk kami satu hari di mana kami mendatangi Anda agar Anda mengajarkan pada kami apa yang Allah ajarkan pada Anda." Beliau bersabda, "Berkumpullah kalian di hari ini dan itu." Lalu mereka berkumpul. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mendatangi mereka lalu mengajarkan pada mereka apa yang Allah ajarkan pada beliau. Kemudian beliau bersabda, "Tidaklah seorang wanita dari kalian yang didahului wafat oleh tiga orang anaknya kecuali mereka menjadi tirai baginya dari neraka." Seorang wanita berkata, "Dan dua orang?" Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Dan juga dua orang."Muttafaq 'alaih
Abu Sa'īd Al-Khudriy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ keluar pada waktu Iduladha atau Idul fitri ke tempat salat lalu mampir ke jemaah wanita. Lantas beliau bersabda, "Wahai para wanita, bersedekahlah. Sungguh, telah diperlihatkan kepadaku bahwa kalian adalah mayoritas penghuni neraka." Mereka bertanya, "Kenapa, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Kalian banyak mengumpat dan mengingkari kebaikan suami. Aku tidak melihat orang yang kurang akal dan agamanya yang lebih mampu menaklukkan akal seorang laki-laki cerdas daripada kalian." Mereka bertanya, "Apa kekurangan agama dan akal kami, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Bukankah kesaksian seorang wanita separuh kesaksian seorang lelaki?" Mereka menjawab, "Ya, betul." Beliau bersabda, "Itulah kekurangan akalnya. Lalu, bukankah ketika seorang wanita haid ia tidak salat dan tidak berpuasa?" Mereka menjawab, "Ya, betul." Beliau bersabda, "Itulah kekurangan agamanya."Muttafaq 'alaih
عن ابن عباس رضي الله عنهما أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول: «لا يَخْلُوَنَّ رجلٌ بامرأةٍ، ولا تسافِرَنَّ امرأةٌ إلا ومعها محرمٌ»، فقام رجل فقال: يا رسول الله، ‌اكتتبت في غزوة كذا وكذا، وخرجت امرأتي حاجة، قال: «اذهب فحج مع امرأتك».متفق عليه