Hadith for the World

All hadiths

The complete card collection, filter by chapter

655 hadiths

Abu Musa Al-Asy'ariy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, "Berilah makan orang yang lapar, jenguklah orang yang sakit, dan bebaskanlah orang yang tertawan."HR. Bukhari
Dari 'Amru bin Al-'Āṣ -raḍiyallāhu 'anhu- bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Perbedaan antara puasa kita dengan puasa ahli Kitab adalah makan sahur."Diriwayatkan oleh Muslim
Dari Ṭalḥah bin 'Ubaidillah -raḍiyallāhu 'anhu- bahwa Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- apabila melihat hilal (bulan sabit), beliau berdoa, "Ya Allah! Perlihatkanlah bulan sabit itu kepada kami dengan keamanan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah, (jadikanlah dia) sebagai hilal petunjuk dan kebaikan."Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad - Diriwayatkan oleh Dārimi
Dari Al-Barā` bin 'Āzib -raḍiyallāhu 'anhumā- mengatakan, "Seseorang tengah membaca surah Al-Kahfi sedang di dekatnya terdapat kuda yang diikat dengan dua tali. Lalu awan kecil menutupinya dan mendekat sehingga kudanya lari menjauhi awan ini. Pada pagi harinya, ia mendatangi Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lalu menceritakan peristiwa tersebut pada beliau. Maka beliau bersabda, "Itu adalah ketenangan yang turun karena Al-Qur'ān."Muttafaq 'alaih
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, "Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling dermawan. Beliau menjadi lebih dermawan lagi di bulan Ramadan ketika ditemui Jibril. Jibril biasa menemui beliau di setiap malam bulan Ramadan, lalu beliau saling mempelajari Al-Qur`an dengannya. Sungguh Rasulullah ﷺ lebih dermawan dalam kebaikan dibanding angin yang berhembus."Muttafaq 'alaih
Anas bin Malik -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, "Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling baik akhlaknya."Muttafaq 'alaih
Dari Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- mengatakan, "Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berbuka puasa dengan beberapa butir ruṭab (kurma mengkal) sebelum salat. Jika tidak ada ruṭab maka beliau berbuka dengan beberapa butir kurma. Jika tidak ada kurma, beliau hanya minum beberapa teguk air."Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad
Dari Jābir -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Apabila kami mendaki maka kami bertakbir dan apabila kami turun maka kami bertasbih." Dari Ibnu Umar -raḍiyallāhu 'anhumā-, ia berkata, "Apabila Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan tentaranya naik ke bukit-bukit, mereka bertakbir. Apabila mereka turun, mereka bertasbih."Diriwayatkan oleh Bukhari - Diriwayatkan oleh Abu Daud
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Janganlah kalian menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya Surah Al-Baqarah."HR. Muslim
Dari Abdullah bin Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu- dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong walaupun sebesar biji sawi." Seorang lelaki bertanya, "Sesungguhnya ada orang yang senang jika pakaiannya bagus dan sandalnya pun bagus." Beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan. Kesombongan itu ialah menolak kebenaran dan merendahkan sesama manusia."Diriwayatkan oleh Muslim
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sungguh bila aku mengucapkan, 'Subḥānallāh wal-ḥamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sembahan yang hak selain Allah, dan Allah Mahabesar)', itu lebih aku cintai dari segala yang disinari matahari (dunia beserta isinya)."HR. Muslim
Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- mengatakan, "Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak puasa di suatu bulan yang lebih banyak dibanding bulan Sya'ban, sebab beliau puasa di bulan Sya'ban seluruhnya." Dalam riwayat lain, "Beliau puasa di bulan Sya'ban kecuali sedikit (yang terlewatkan)."Muttafaq 'alaih
Abu Zuhair 'Umārah bin Ru`aibah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak akan masuk neraka seseorang yang salat sebelum terbit matahari dan sebelum tenggelamnya."HR. Muslim
Dari Abdullah bin Abbas -raḍiyallāhu 'anhumā- dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengatakan, "Sungguh jika aku masih hidup hingga tahun depan aku akan puasa di hari ke- 9 (Muharram)."Diriwayatkan oleh Muslim
Al-Aswad bin Yazīd menuturkan: Aku pernah bertanya kepada Aisyah tentang apa yang Nabi ﷺ lakukan di rumah. Aisyah menjawab, "Beliau ﷺ biasa membantu pekerjaan istrinya. Namun jika waktu salat sudah tiba, beliau keluar untuk melaksanakan salat."HR. Bukhari
Anas -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, "Aku belum pernah memegang sutra tebal maupun tipis yang lebih halus dari telapak tangan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Aku belum pernah mencium aroma seharum aroma Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Aku telah menjadi pelayan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- selama sepuluh tahun, beliau tidak pernah mengatakan padaku, 'Hus', atau menegurku dalam suatu pekerjaan dengan ucapan, 'Kenapa kamu berbuat seperti itu?' Beliau juga tidak pernah menegurku lantaran belum melakukan sesuatu dengan ucapan, 'Kenapa kamu tidak berbuat demikian?'"Muttafaq 'alaih
'Uṡmān -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah seorang muslim tatkala tiba waktu salat wajib, lalu dia membaguskan wudunya, khusyuknya, dan rukuknya, melainkan salat itu menjadi penghapus dosa-dosa sebelumnya selama dosa besar tidak dilanggar. Penghapusan itu berlaku sepanjang masa."HR. Muslim
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Tiada hari yang amal saleh padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini", yaitu sepuluh hari pertama Zulhijah. Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, termasuk jihad fi sabilillah?" Beliau menjawab, "Termasuk jihad fi sabilillah, kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan diri dan hartanya lalu tidak ada yang dibawa kembali sedikit pun."HR. Bukhari dan Abu Daud, dan redaksi ini milik Abu Daud
Dari ‘Ali -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, ‘Tidak ada seorang muslim pun yang menjenguk muslim lainnya di waktu pagi, melainkan ia akan didoakan oleh 70.000 malaikat hingga sore hari. Dan jika ia menjenguknya di waktu sore, 70.000 malaikat akan mendoakannya hingga pagi hari, dan itu akan menjadi buah yang akan dipetiknya di surga.’"Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Abu Daud - Diriwayatkan oleh Ahmad
Abu Mūsā Al-Asy'ari -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Perumpamaan mukmin yang membaca Al-Qur`an seperti buah utrujjah (sejenis jeruk); aromanya harum dan rasanya enak. Perumpamaan mukmin yang tidak membaca Al-Qur`an seperti buah kurma; tidak memiliki aroma tetapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur`an seperti raiḥānah (sejenis kemangi); aromanya harum tapi rasanya pahit. Sedangkan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur`an seperti hanẓalah (sejenis labu pahit); tidak memiliki aroma dan rasanya pahit."Muttafaq 'alaih
Ka'ab bin 'Ujrah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Ada beberapa zikir pengiring, tidak akan rugi orang yang mengucapkannya -atau melakukannya- di akhir setiap salat wajib, yaitu 33 kali tasbih, 33 kali tahmid, dan 34 kali takbir."HR. Muslim
Buraidah bin Al-Ḥuṣaib -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, "Segerakanlah mengerjakan salat Asar karena Nabi ﷺ bersabda, 'Siapa yang meninggalkan salat Asar, niscaya telah batal (gugur) amalnya.'"HR. Bukhari
Uṡmān bin 'Affān -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa yang berwudu dan menyempurnakan wudunya, maka dosa-dosanya akan keluar dari tubuhnya hingga dosanya itu keluar dari bawah kuku-kukunya."HR. Muslim
Abu Ad-Dardā` -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal Surah Al-Kahfi, niscaya ia dilindungi dari Dajal." Dalam riwayat lain: " ... dari akhir Surah Al-Kahfi."HR. Muslim