Hadith for the World
Keutamaan dan Adab

Ar-Raqāiq dan Nasihat

63 hadiths

63 hadiths

Dari Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Allah lebih gembira untuk menerima tobat hamba-Nya daripada salah seorang dari kalian yang menemukan tunggangannya setelah tersesat di gurun pasir." Dalam riwayat lain, "Allah lebih gembira untuk menerima tobat hamba-Nya daripada salah seorang dari kalian yang awalnya berada di atas tunggangannya di gurun pasir, kemudian tunggannya itu terlepas darinya, padahal di situ ada bekal makan dan minumnya. Saat putus asa, dia mendatangi sebuah pohon untuk berteduh di bawahnya. Dia telah putus asa untuk mendapatkan kembali tunggangannya. Dalam keadaan demikian itu, tunggangannya kembali, berada disisinya. Dia pun mengambil tali kekang tunggangannya dan berujar kegirangan, 'Wahai Allah, engkau adalah hambaku dan aku tuhan-Mu.' Dia keliru karena sangat bergembira."Muttafaq 'alaih
Abu Musa -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya pada waktu malam agar orang yang berbuat dosa di waktu siang bisa bertobat; Dia juga membentangkan tangan-Nya di waktu siang agar orang yang berbuat dosa di waktu malam bertobat, hingga matahari terbit dari arah terbenamnya."HR. Muslim
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta benda kalian, tetapi Allah melihat hati dan amal perbuatan kalian."HR. Muslim
Umar bin Al-Khaṭṭāb -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya semua amalan itu tergantung pada niatnya dan sesungguhnya bagi setiap orang (balasan dari) apa yang diniatkannya. Siapa yang niat hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena dunia yang ingin didapatkannya atau perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada yang diniatkannya." Dalam redaksi Bukhari: "Sesungguhnya semua amalan itu tergantung niat-niatnya dan sesungguhnya bagi setiap orang (balasan dari) apa yang diniatkannya."Muttafaq 'alaih
Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ memegang pundakku seraya bersabda, "Hiduplah di dunia ini seperti orang asing atau yang hanya lewat." Ibnu Umar berkata, "Ketika berada di sore hari, jangan tunggu waktu pagi. Ketika berada di pagi hari, jangan tunggu waktu sore. Manfaatkan masa sehatmu untuk masa sakitmu dan manfaatkan masa hidupmu untuk masa meninggalmu."HR. Bukhari
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Janganlah kalian saling mendengki, melakukan najasy, saling membenci, saling membelakangi, dan janganlah sebagian kalian melakukan jual beli di atas jual beli orang lain. Tetapi, jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara! Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Dia tidak boleh menzalimi, menghina, dan merendahkannya. Takwa itu di sini -beliau menunjuk dadanya tiga kali-. Cukuplah seseorang itu berbuat buruk kala menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim lain haram darah, harta, dan kehormatannya."HR. Muslim
Anas -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Seandainya manusia memiliki dua lembah harta, niscaya ia akan mengejar yang ketiga. Padahal (pada akhirnya) perutnya tidak akan terisi oleh selain tanah, dan Allah menerima tobat mereka yang bertobat."Muttafaq 'alaih
Khaulah Al-Anṣāriy -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda, "Sungguh ada banyak orang yang membelanjakan harta yang Allah ‎titipkan kepada mereka dengan cara yang tidak benar. Sebab itu, api neraka ‎diberikan untuk mereka pada hari Kiamat.‎"HR. Bukhari
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Lihatlah orang yang berada di bawah kalian (dalam urusan dunia), dan janganlah melihat orang yang ada di atas kalian. Hal itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang dianugerahkan kepada kalian."Muttafaq 'alaih
Anas bin Malik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Setiap anak Adam berbuat salah, dan sebaik-baik ‎orang yang berbuat salah adalah yang ‎bertobat."Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad - Diriwayatkan oleh Dārimi
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu pada keduanya, yakni kesehatan dan waktu luang."HR. Bukhari
Dari Abdullah bin Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu-, secara marfū, “Pada hari itu (kiamat), Jahannam akan didatangkan dengan 70.000 tali kekang, pada setiap tali kekang itu ada 70.000 malaikat yang menariknya.”Diriwayatkan oleh Muslim
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Lantas beliau menjawab, "Bertakwa kepada Allah dan akhlak baik." Beliau juga ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka. Lantas beliau menjawab, "Mulut dan kemaluan."HR. Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah, meskipun masing-masing memiliki sisi kebaikan. Maka gigihlah pada apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah! Jika ada sesuatu yang menimpamu, jangan katakan, 'Andai aku lakukan ini, tentu hasilnya akan begini dan begini.' Tetapi ucapkanlah, 'Itulah ketetapan Allah. Apa yang Allah kehendaki, maka Dia melakukannya.' Karena kata-kata 'andai' bisa membuka peluang untuk setan."HR. Muslim
'Iyāḍ bin Ḥimār, saudara Bani Mujāsyi' -raḍiyallāhu 'anhu-, meriwayatkan: Suatu hari Rasulullah berdiri di tengah kami dalam rangka menyampaikan pidato -di dalamnya disebutkan-, "Sungguh, Allah telah mewahyukan kepadaku, 'Bersikap tawaduklah agar tidak ada yang saling sombong dan tidak ada yang saling menzalimi satu sama lain.'"HR. Muslim
Abdullah bin 'Amr bin al-'Āṣ -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Sungguh beruntung orang yang masuk Islam dan dianugerahi rezeki yang cukup, serta Allah menjadikannya kanaah pada anugerah yang Dia berikan."HR. Muslim
Usāmah bin Zaid -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Tidaklah aku tinggalkan setelahku sebuah fitnah yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada fitnah wanita."Muttafaq 'alaih
'Ubaidullāh bin Miḥṣan al-Anṣāriy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa di antara kalian ketika pagi merasakan sehat jasmaninya, menemukan rasa aman pada dirinya, dan memiliki makanan pokok hari itu, maka seakan-akan seluruh dunia ini telah diberikan kepadanya."HR. Tirmizi dan Ibnu Majah
Anas -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Tidak sempurna iman salah seorang kalian hingga dia menjadikan aku lebih ia cintai daripada orang tuanya, anaknya, dan seluruh manusia."Muttafaq 'alaih
Dari Abu Hurariah -raḍiyallāhu 'anhu-, dari Rasulullah - ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, "Manusia ibarat barang tambang berharga seperti tambang emas dan perak; orang-orang mulia pada masa jahiliah adalah orang-orang mulia pada masa Islam jika mereka memahami (agama). Ruh-ruh manusia bagaikan tentara yang berkumpul; jika saling kenal maka bersatu dan jika tidak saling kenal maka ia akan terpisah." Dari Abu Hurariah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah - ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda,"Kalian mendapati manusia itu seperti barang-barang tambang; orang-orang mulia pada masa jahiliah adalah orang-orang yang mulia pada masa Islam jika mereka memahami (agama). Kalian mendapati manusia pilihan dalam hal ini adalah orang yang paling benci agama ini (tadinya), dan kalian mendapati seburuk-buruk manusia adalah orang yang bermuka dua; yang datang kepada satu kelompok dengan satu wajah, dan kepada kelompok lain dengan wajah lain pula."Muttafaq 'alaih dengan dua riwayatnya
Abdullah bin 'Ukaim -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan secara marfū', “Siapa yang bergantung pada ‎sesuatu maka ia akan dipasrahkan kepadanya.”‎Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Ahmad
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Saiḥān, Jaiḥān, Eufrat, dan Nil semuanya termasuk bagian dari sungai-sungai surga."Diriwayatkan oleh Muslim
Abu Sa'īd Al-Khudriy dan Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Seorang penyeru akan mengatakan, 'Bagi kalian sehat selalu; kalian tidak akan sakit selamanya. Bagi kalian hidup selalu; kalian tidak akan mati selamanya. Bagi kalian muda selalu; kalian tidak akan tua selamanya. Bagi kalian senang selalu; kalian tidak akan menderita selamanya.'" Itulah makna firman Allah ﷻ: "Diserukan kepada mereka, 'Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu karena apa yang telah kamu kerjakan.'" (QS. Al-A'rāf: 43)HR. Muslim
Abu Sa'īd al-Khudriy -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- memanggil penghuni surga, 'Wahai penghuni surga!' Mereka menjawab, 'Kami menyambut panggilan-Mu, wahai Tuhan kami, demi keridaan-Mu.' Allah bertanya, 'Apakah kalian rida?' Mereka menjawab, 'Wahai Tuhan kami! Bagaimana mungkin kami tidak rida, padahal Engkau telah memberikan kepada kami apa yang tidak Engkau berikan kepada seorang pun di antara makhluk-Mu!' Allah berfirman, 'Aku akan berikan kepada kalian yang lebih utama dari itu?' Mereka bertanya, 'Wahai Tuhan kami! Apakah ada sesuatu yang lebih utama dari itu?' Allah berfirman, 'Aku turunkan keridaan-Ku pada kalian, maka Aku tidak akan murka kepada kalian setelahnya selama-lamanya.'"Muttafaq 'alaih