Hadith for the World
Keutamaan

Keutamaan Doa

5 hadiths

5 hadiths

Ummu ad-Dardā` dan Abu ad-Dardā` -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya sesama muslim tanpa sepengetahuannya adalah mustajab karena di dekat kepalanya ada malaikat yang ditugaskan. Setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, malaikat yang ditugaskan itu berkata, 'Āmīn, dan untukmu kebaikan yang sama.'"HR. Muslim
An-Nu'mān bin Basyīr -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda, “Doa itu adalah ibadah.” Kemudian beliau membaca ayat: “Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang sombong yang tidak mau menyembah-Ku akan masuk ke neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.’” [QS. Gāfir: 60]HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, “Tidak ada sesuatu yang lebih mulia bagi Allah daripada doa.”HR. Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Apabila manusia meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah yang mengalir, ilmu yang dimanfaatkan, dan anak saleh yang mendokannya."HR. Muslim
عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر يوم الجمعة، فقال: «فيه ساعة، لا يوافقها عبدٌ مسلمٌ، وهو قائم يصلي، يسأل الله تعالى شيئًا، إلا أعطاه إياه» وأشار بيده يقللها.متفق عليه