ID
Haji dan Umrah
Keutamaan haji dan umrah
5 hadiths
Obligation of Hajj and ‘Umrah and Ruling of Its Abandoner
1
Keutamaan haji dan umrah
5
Sepuluh Hari Pertama Bulan Zulhijah
1
Hukum-hukum seputar Majidilharam, Masjid Nabawi dan Baitul Maqdis
3
Kewajiban-kewajiban Umrah
1
Tata Cara Haji
1
Hewan Kurban
2
Hukum-Hukum dan Permasalahan Seputar Haji dan Umrah
3
5 hadiths
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda kepada seorang wanita Ansar (Ibnu 'Abbās menyebut namanya tetapi perawi lupa), "Apa yang menghalangimu ikut berhaji bersama kami?" Dia menjawab, "Kami hanya memiliki dua unta. Suami dan anakku berhaji dengan salah satunya dan menyisakan satu lagi untuk kami gunakan mengairi kebun." Beliau bersabda, "Jika Ramadan tiba, maka berumrahlah, karena ibadah umrah di bulan Ramadan setara dengan ibadah haji."
Muttafaq 'alaih
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, aku mendengar Nabi ﷺ bersabda, "Siapa pun yang menunaikan ibadah haji tanpa berbuat keji dan bertindak fasik, maka ia pulang (tanpa dosa) seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya."
Muttafaq 'alaih
Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, bahwa ia berkata, "Wahai Rasulullah! Kami melihat jihad sebagai amal ibadah yang paling utama. Tidakkah kami ikut berjihad?" Beliau ﷺ bersabda, "Tidak. Tetapi jihad yang paling utama ialah haji yang mabrur."
HR. Bukhari
Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- secara marfū', "Tiada hari di mana Allah paling banyak memerdekakan hamba dari neraka lebih dari hari Arafah. Sesungguhnya Dia mendekat lalu membanggakan jamaah haji kepada para malaikat kemudian berfirman, "Apa yang diinginkan mereka (jamaah haji)?"
Diriwayatkan oleh Muslim
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Bahwasannya Rasulullah ﷺ bersabda : "Dari 'umrah ke 'umrah itu ada penggugur dosa. Dan haji yang mabrur itu tidak dapat balasan apapun selain surga". HR Al Bukhari dan Muslim