Hadith for the World
Tap the image to view it full size
Keutamaan dan Adab
Available in 13 languages
«Dari Abu Juḥaifah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, "Ketika saya berada di dekat Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- maka beliau bersabda kepada seseorang yang ada di samping beliau, "Aku tidak makan dalam keadaan bertelekan (bertumpu)."»

Meaning translation ·

Explanation

The meaning in a few plain lines

Abu Juḥaifah, Wahb bin Abdullah as-Suwā`ī -raḍiyallāhu 'anhu- memberitahukan dalam hadis ini bahwa bukan tuntunan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- makan sambil berteleka, di mana seseorang bertumpu pada satu sisi tubuhnya dengan ditopang bantal atau lainnya; atau meletakkan salah satu tangannya di lantai dan bertumpu dengannya. Rasulullah sentiasa menghindari gaya makan seperti ini, karena posisi tersebut menyebabkan banyak makan yang akhirnya dapat menjadikan tubuh terasa berat, tak bersemangat, dan efek-efek nagatif lainnya. Ketika seseorang makan dengan gaya seperti itu maka saluran pencernaan menjadi miring, tidak lurus, dan tidak pada posisi normal, sehingga bisa menyebabkan bahaya. Di samping itu makan dengan bertelekan menunjukkan sikap sombong dan menafikan sikap rendah hati.

Source
Diriwayatkan oleh Bukhari
Download image

Saved at original quality