Hadith for the World
Fikih Doa dan Zikir

Faedah-faedah Berzikir Pada Allah -'Azza wa Jalla-

8 hadiths

8 hadiths

Jābir bin Abdullah -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwa dia telah mendengar Nabi ﷺ bersabda, "Apabila seseorang masuk ke rumahnya lalu menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika makan, setan berkata kepada teman-temannya, 'Tidak ada tempat bermalam dan makan malam bagi kalian.' Jika dia masuk tanpa menyebut nama Allah ketika masuk, setan berkata, 'Kalian telah menemukan tempat bermalam.' Jika dia tidak menyebut nama Allah ketika makan, setan berkata, 'Kalian telah menemukan tempat bermalam dan makan malam.'"HR. Muslim
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah ﷻ berfirman, 'Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Jika ia menyebut-Ku dalam dirinya, Aku akan menyebutnya dalam diri-Ku. Jika ia menyebut-Ku di tengah sekumpulan orang, Aku akan menyebutnya di tengah makhluk yang lebih baik dari kumpulan itu. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadanya satu hasta. Jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekatinya satu depa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan biasa, Aku datang kepadanya dengan berlari.'"Muttafaq 'alaih
Sa'ad bin Abi Waqqāṣ -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Kami pernah bersama Nabi ﷺ. Beliau bertanya: "Apakah kalian tidak mampu mengumpulkan seribu kebaikan setiap hari?!" Lalu di antara rekan duduknya bertanya, "Bagaimana caranya salah seorang dari kami bekerja menghasilkan seribu kebaikan?" Beliau menjawab, "Ia bertasbih 100 kali, sehingga ia akan diberikan seribu kebaikan atau digugurkan darinya seribu keburukan."HR. Muslim
Abu Musa -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda, "Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya dengan orang yang tidak mengingat-Nya, seperti perbandingan orang hidup dengan orang mati." Dalam redaksi Muslim disebutkan: "Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada zikir kepada Allah dan rumah yang di dalamnya tidak ada zikir kepada Allah, seperti perbandingan orang yang hidup dengan orang yang mati."Muttafaq 'alaih
Ka'ab bin 'Ujrah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Ada beberapa zikir pengiring, tidak akan rugi orang yang mengucapkannya -atau melakukannya- di akhir setiap salat wajib, yaitu 33 kali tasbih, 33 kali tahmid, dan 34 kali takbir."HR. Muslim
Dari Zaid, maula Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Siapa mengucapkan, "Astagfirullāha al-lażī lā ilāha illā huwa Al- Hayya Al-Qayyūma wa atūbu ilaih (Aku memohon ampunan kepada Allah yang tiada Ilah selain Dia, yang Maha hidup lagi Maha mengurusi hamba-Nya, dan aku bertobat kepada-Nya)" niscaya dosa-dosanya diampuni, meskipun ia pernah lari dari medan perang."Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh Abu Daud
Abu Mālik Al-Asy'ari -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, ia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, 'Bersuci itu separuh dari iman. Ucapan "alḥamdulillāh" memenuhi timbangan, ucapan "subḥānallāhi wal-ḥamdulillāh" memenuhi antara langit dan bumi. Salat adalah cahaya, sedekah adalah bukti, dan sabar adalah sinar. Al-Qur`an itu akan menjadi hujah yang membelamu atau justru menuntutmu. Semua orang berangkat di pagi hari mempertaruhkan dirinya, antara membebaskan dirinya atau membinasakannya.'"HR. Muslim
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari tidak ada naungan selain naungan-Nya, yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, seseorang yang hatinya tertaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah di atasnya, seseorang yang diajak berzina oleh perempuan yang punya kedudukan lagi cantik lalu dia mengatakan: 'Aku takut kepada Allah', seseorang yang memberi sedekah lalu dia menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah dalam kesendirian lalu mengucur air matanya."Muttafaq 'alaih